Moreno Soeprapto dari Arena Balap ke Panggung Politik

  • By Teddy

Di pengujung tahun 2017, nama Moreno Suprapto mendadak santer diperbincangkan di Jawa Timur. Mantan pembalap nasional yang kini duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat itu beberapa saat lalu sempat digadang-gadang maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Partai Gerindra -- partai tempat Moreno bernaung-- berminat mendorong pria 36 tahun itu menjadi calon alternatif untuk bertarung melawan Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa.


Keinginan Gerindra itu ternyata bukan isapan jempol. Ini dibuktikan dengan manuver-manuver pengurus Gerindra yang secara aktif melobi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membuat poros baru. Bahkan Gerindra secara terang-terangan menyatakan ingin memasangkan Moreno dengan kader PAN yang juga Bupati Bojonegoro, Suyoto. “Kita harap Bupati Bojonegoro yang jadi wakil gubernur,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, seperti yang dikutip oleh Kompas.com, 23 Desember 2017.


Ketua DPP PAN Yandri Susanto membenarkan pendekatan Gerinda untuk “menjodohkan” Moreno dan Suyoto. PAN menyambut baik rencana itu. Apalagi nama Moreno sudah dikenal oleh masyarakat berkat prestasinya di arena balap mobil. “Selain itu, Moreno juga memiliki akar yang kuat di Jawa Timur karena keluarga besar ayahnya memang asli Jawa Timur,” kata Yandri.

Sayang, rencana membangun kekuatan Gerindra-PAN-PKS berhenti di tengah jalan. Prabowo menyatakan pencalonan Moreno belum menjadi keputusan partai. Dia menyebut munculnya nama Moreno baru sebatas usulan dari kaum muda Gerindra. Apalagi Moreno sendiri tidak pernah secara langsung menyampaikan niat untuk mencalonkan diri.